Holaaaaa beauties. Sebenernya aku kangen dandan, kangen buanget, tapi apadaya, kondisiku lagi begini. Bukan masalah ngoles-ngolesin make upnya lho ya, tapi prosesnya setelah itu. Kalo mau foto-foto mesti jalan ke halaman belakang karena itu tempat paling strategis karena pencahayaannya yang paling bagus di rumahku. Terus juga kalo selesai dandan mesti dibersihin mukanya dan itu lama juga prosesnya jadi bikin aku makin lama berdiri. Padahal aku dari kamar mau ke kamar mandi yang letaknya di sebelah kamar aja butuh usaha yang besar. Tapi, piye iki, aku kangen dandan! :'(

Makanya, maafkan aku karena (mungkin) isi blog ini bakal kebanyakan tentang review dulu. Daripada nggak diisi sama sekali, kan? Jadi, selamat menikmati tulisanku, semoga menghibur dan bermanfaat! :D

Kali ini yang mau di review adalah krim malam yang udah hampir 3 bulan ini aku pake. Dulu aku pake krim malam dari Larissa, tapi ribet bok, pakenya cuma boleh maksimal 2 jam aja tiap malem. Aku kan orangnya malesan, sering banget ketiduran tapi juga sering banget begadang. Jadinya aku stop pemakaian krim malamnya dan sama sekali nggak pake krim malam merk apapun sejak saat itu (yang penting sebelum tidur wajah harus bersih dari make up dan kawan-kawannya).

Tapi kok sejak bulan Desember lalu aku ngerasa perawatan wajahku kurang komplit karena tiap malem nggak menutrisi kulit wajah sama sekali. Yasudah, akhirnya aku cari review-review dari blogger lain tentang krim malam yang affordable maklum aku mahasiswi bokek dan juga gampang belinya (tanpa beli online). Dan tertambatlah hatiku pada Wardah Intensive Night Cream ini *tsaahh*. Gimana pengalamanku setelah 3 bulan pake krim malam ini? Baca sampai selesai dong biar tau! :D


Kemasan :
Bentuknya berupa jar gitu, jadi kurang higienis kalo menurutku. Tapi, aku nggak begitu mempermasalahkan sih, karena meskipun nggak dilengkapi spatula, aku kan pake krim malam langsung setelah membereskan urusan kamar mandi sebelum tidur (maksudnya gosok gigi, wudhu, cuci muka, tangan, dan kaki). Jadi menurutku, tanganku masih relatif bersih kok waktu nyolek krimnya. :D


Tutupnya bentuk ulir dan meskipun aku bukan penggemar tutup ulir, dia nggak nyusahin kok. Yah, silakan aja deh dibayangkan wadah bentuk jar dengan tutup flip-top, malah aneh kan? -___-"


Setelah tutupnya dibuka, tampaklah pembatas antara tutup dan krimnya. Ini berguna agar krimnya lebih terlindungi loh. ^_^


Oh iya, dari jar, tutup, sampe pembatasnya terbuat dari plastik semua, jadi aman deh, kalo nggak sengaja jatuh nggak bakalan pecah. :D *paling cuma benthet*

Isi dan Tekstur :
Krimnya berwarna putih susu dan lembut. Krimnya agak thick dan agak susah dicolek, tapi gampang dibaurkan ke kulit dan juga cepat meresap.


Swatch

Kandungan :
Mengandung Microcollagen, Vitamin E, Minyak Zaitun, dan Squallane. Bekerja efektif pada malam hari dan membantu proses regenerasi kulit.

Cara Pakai :
Dari yang aku baca di kemasannya :
Gunakan setiap malam pada wajah dan leher yang telah dibersihkan.
Kalau caraku, hampir-hampir mirip sih, yaitu colek secukupnya, lalu baurkan ke seluruh wajah dan leher, hindari daerah mata (karena kulit sekitar mata itu daerah yang sensitif, jadi oleskan krim mata saja untuk daerah sekitar mata. Aku punya krim khusus mata, tunggu reviewnya ya? :D), setelah terbaur rata, siap dibawa tidur deh! :D

Hasil :
Setelah hampir 3 bulan pakai krim malam ini, kesan-kesan yang aku dapet yaitu kulitku lebih lembut dan kenyal pas bangun paginya. Karena aku pake krim malam Wardah yang bukan buat memutihkan alias whitening (untuk perawatan wajah, aku nggak pernah pake yang whitening. Tanpa whitening aja wajah sama badanku udah belang, apalagi kalo pake? Tapi untuk perawatan badan, aku selalu milih yang whitening, karena badanku lebih gelap daripada wajahku -___-"), jadi nggak ada hasil wajahku lebih putih atau gimana gitu. Nggak bikin breakout di aku karena emang dasarnya kulitku tuh kulit badak. Tapi breakout nggak breakoutnya juga tergantung kondisi kulit masing-masing sih. :P

Overall,
Kelebihan :
(+) Affordable price
(+) Melembapkan dan mengenyalkan kulitku
(+) Nggak bikin breakout

Kekurangan :
(-) Meskipun setelah diaplikasikan kelihatan langsung meresap, tapi ternyata krimnya masih ada di lapisan kulit. Buktinya pas bangun Subuh buat wudhu kulit wajahku jadi licin gitu karena krimnya masih nempel. :(

Price : Around Rp. 25.000,-
Repurchase? I don't know, tergoda beberapa merk night cream lain nih *haduuuh*
Recommended? Yes, lumayan untuk menutrisi kulit wajah di malam hari dengan harga yang terjangkau kalo kamu mahasiswi bokek kayak aku.

Pernah nyoba krim malam dari Wardah ini belum beauties? Kalo udah, share pengalaman kalian juga yuk! ^_^

Thanks for coming beauties,
Comments and follow if you like,
Hope you all well,
and Stay...
...BEAUTIFUL!
*kisses*