Heyhooo beauties.. Kembali mereview nih. Yang mau direview kali ini adalah salah satu body scrub yang aku nemunya accidental. Kenapa kok accidental? Soalnya aku mau beli lagi body scrub andalanku, Mustika Ratu Body Scrub Zaitun, tapi apadaya karena muahal dan pas lagi bokek jadinya beli seadanya dan yang murah-murah aja. Tapi, meskipun dia murah, tapi nggak murahan lho. Mau tau kenapa? Yuk mari dibaca sampai selesai ya.. ^_^

Cempaka Bali Spa Body Scrub Bengkoang




Kemasan :
Kayaknya wadah body scrub/lulur semuanya hampir sama deh ya? Bulat, dengan tutup bentuk ulir. Begitu juga dengan Bali Spa ini.



Poin plusnya, tutupnya rapet, jadi aman kalau dimasuk-masukin tas, karena nggak bakal tumpah dan mbleber ke mana-mana. Tapi ya itu, apa mau bawa-bawa wadah segede itu pas traveling? Hahahaha. Poin minusnya, less hygiene. Karena mulut wadahnya yang super lebar, dan cara pengambilan spesimen (halah!) maksudnya cara pengambilan scrubnya yang by hand alias colek-colek genit, jelas mengurangi higienitasnya.



Isi dan Tekstur :
Krimnya berwarna putih. Nggak tau apa karena aku milih yang varian Bengkoang jadi krimnya putih atau memang semuanya krimnya putih, karena ini my first trial nyoba body scrub ini. Kenapa aku milih yang bengkoang? Karena berkat kelalaianku, kulit tangan dan kakiku lebih hitam (hitam banget malah) daripada mukaku. Yah, niatnya sih pengen at least menyamakan warna kulit sama kayak kulit mukaku, gitu.

Saat digunakan, terasa butiran-butiran scrubnya. Sayang beribu sayang, scrubnya terlalu halus! Yep, aku sukanya scrub yang kasar gitu, bodo amat deh kalau scrubnya terlalu kasar bisa ngerusak kulit atau apa lah, pokoknya aku merasa kalau lebih kasar scrubnya lebih terasa bersihnya (dodol ya aku? Bihihik).

Oles-oles di tangan


Diratakan, kelihatan kan scrubnya yang kecil-kecil banget?

Kandungan :
Body scrub dengan ekstrak bengkoang, olive oil, dan vitamin E untuk membantu mencerahkan, melembapkan, dan melembutkan kulit.

Cara Pakai : (menurutku)
Oleskan ke kulit yang kering, tunggu beberapa saat sampai setengah kering, lalu gosok-gosok secara merata sampai terlihat daki-daki yang berguguran.


Kalau biasanya scrub lain yang pernah aku coba itu lumayan cepet keringnya, dia ini lamaaaaaaaaaaaa banget. Sampe bosen nunggunya! Pakai scrub ini harus bener-bener setengah kering, karena kalau belum setengah-kering sempurna, bakal susah buat ngangkat sel-sel kulit matinya, kelamaan nggosoknya (plus faktor scrub kecil itu juga).

Hasil :
Setelah aku pakai kira-kira dua minggu, belum begitu terlihat mencerahkannya. Tapi yang bikin seneng, warna kulitku jadi nggak terlalu belang-belang lagi dan kulit keringku jadi lembab. Horeeeeee!

Kesimpulannya,
Kelebihan :
(+) Affordable, segede itu cuma seharga Rp. 9.000,-an
(+) Mudah ditemukan di supermarket terdekat
(+) Travel-friendly (karena tutupnya rapet)
(+) Sudah (sedikit) terlihat hasilnya bisa meratakan warna kulit
(+) Melembabkan kulit keringku

Kekurangan :
(-) Not travel-friendly (karena bulky)
(-) Kurang higienis
(-) Scrubnya terlalu halus
(-) Lama keringnya
(-) Belum terlihat hasilnya mencerahkannya

Repurchase? Selama belum ada scrub yang lebih bagus dari ini, tetep bakal repurchase! :D
Recommended? Oh jelas! Lumayan buat alternatif kalau keburu-buru pengen luluran tapi kantong lagi cekak :D

Thanks for reading beauties,
Comments and follow if you like,
Hope you all well,
and Stay...
...BEAUTIFUL!
*kisses*

P. S. Lupa ngasih tau, ikutan Makeup-nista Challenge bulan Desember yah! Ayok have fun with makeup! ^_^